Menu:

 

ARSIP PUBLIKASI ICW

1999 (46 edisi) | 2000 (44 edisi) | 2001 (28 edisi) | 2002 (7 edisi) | 2003 (14 edisi) | 2004 (23 edisi) | 2005 (23 edisi) | 2006 (21 edisi) | 2007 (13 edisi) | 2008 (12 edisi) | 2009 (24 edisi) | 2010 (24 edisi) | 2011 (28 edisi) | 2012 (24 edisi) | 2013 (15 edisi) | 2014 (13 edisi) | 2015 (12 edisi) | 2016 (12 edisi) | 2017 (0 edisi) | Semua (383 edisi) |
Edisi terakhir: Edisi 383



Volume : 6/2004 Edisi 1032
=====%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%=====
ICW ~ Indonesian Christian Webwatch ~ ICW
=====%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%=====

Topik : KEBUDAYAAN
---------------------------------------------------------------------- o) SALAM KASIH

Shallom Sobat ICW,

William F. Fore, dalam bukunya yang berjudul "Para Pembuat Mitos,
Injil, Kebudayaan, dan Media", mengartikan kebudayaan sebagai suatu
sistem kepercayaan dan pranata yang merefleksikan realitas
masyarakat kita. Kebudayaan telah mengambil peranan penting dalam
membentuk pola pikir dan kepribadian manusia sebagai anggota
masyarakat. Oleh karena itu, mempelajari kebudayaan merupakan suatu
keharusan untuk memahami pola pikir masyarakat di sekitar kita.

Berangkat dari fakta tersebut, apa pentingnya mengerti pengaruh
kebudayaan bagi orang Kristen? Bagi orang Kristen, dengan mengenal
dan mempelajari kebudayaan suatu masyarakat, maka akan sangat
menolong untuk menjalankan misi Amanat Agung Tuhan Yesus di tengah-
tengah masyarakat tersebut. Selain kita dapat menemukan metode yang
tepat untuk mengabarkan kasih Kristus, kita juga dapat berdoa secara
tepat untuk kebutuhan masyarakat di sana.

Nah, dalam rangka memperingati Hari Misi Sedunia yang jatuh pada
tanggal 27 September 2004, maka ICW Edisi 1032 mengambil tema
"KEBUDAYAAN". Salah satu informasi berharga yang dapat kita simak
dalam edisi ini adalah tentang kebudayaan di berbagai daerah di
Indonesia dan tentang misi lintas budaya. Selain review-review situs
dan milis, kami juga menghadirkan tulisan mengenai Injil dan
Kebudayaan dalam rubrik ULASAN. Kami harap sajian kami ini akan
menolong Anda, khususnya bagi Anda yang terlibat dalam dunia misi.

Tanpa banyak basa-basi, Redaksi mengucapkan selamat membaca.

Redaksi


---------------------------------------------------------------------- o) MENU SAJI

SALAM KASIH
MENU SAJI
JELAJAH SITUS : e-MISI,
Gereja dan Kebudayaan -- GIKI,
Melintasi Batas Agama dan Kebudayaan -- LAI,
Misi Pendeta Bigman Sirait -- Ranesi,
Situs-situs Kebudayaan Indonesia
JELAJAH SITUS MANCA : Caleb Project,
Joshua Project,
Worldwide Evangelization for Christ,
Youth With A Mission
GET THE FRESH : Gereja Injili Indonesia Hok Im Tong
LACAK MILIS
- MILIS DISKUSI : Metamorphe
- MILIS PUBLIKASI : e-JEMMi (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
ULASAN : Injil dan Kebudayaan
INTERMEZZO
- DUNIA INTERNET : Ancaman Hoax
SURAT ANDA : Situs-situs Tutorial Membuat Situs


---------------------------------------------------------------------- o) JELAJAH SITUS

- e-MISI (Mengabarkan Injil ke Seluruh Indonesia)
----------------------------------------------
Situs e-MISI yang dikelola oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) ini
adalah situs terlengkap, dalam bahasa Indonesia, yang menyediakan
berbagai informasi seputar misi. Selain berbagai artikel, kesaksian,
dan renungan mengenai misi, situs ini juga menyediakan berbagai
informasi mengenai kondisi sosial budaya dari berbagai masyarakat,
khususnya di wilayah negara Indonesia. Informasi tersebut dapat Anda
temukan pada bagian "Doa" dan "Lintas Budaya". Pada bagian "Doa",
Anda dapat menemukan profil dan juga daftar pokok doa, baik dari
berbagai suku, kota, maupun negara selain Indonesia. Sedangkan pada
bagian "Lintas Budaya" disajikan profil yang lebih lengkap dari
setiap suku yang terdapat di Indonesia dan berbagai artikel mengenai
lintas religi. Jika Anda membutuhkan informasi-informasi tersebut
silakan berkunjung ke situs e-MISI dan dapatkan informasi lebih
lengkap:
==> http://www.sabda.org/misi/

- Gereja dan Kebudayaan -- GIKI
-----------------------------
Situs Gereja Injili Karo Indonesia (GIKI) menyediakan sebuah artikel
yang membahas mengenai bagaimana GIKI menyikapi kebudayaan Karo di
daerah Sumatera Utara. Hal-hal apa dalam suatu kebudayaan yang dapat
tetap dipertahankan dan hal-hal apa yang tidak boleh dilanjutkan?
Artikel di situs ini dapat Anda jadikan sebagai bahan refleksi untuk
menolong Anda menentukan sikap terhadap kebudayaan di daerah Anda
berdasarkan pada Firman Tuhan. Artikel tersebut dapat Anda baca di
alamat berikut:
==> http://www.giki.org/suarasinode.htm#3

- Melintasi Batas-batas Agama dan Kebudayaan -- LAI
-------------------------------------------------
Pada bagian "Artikel Biblika", dari Situs Lembaga Alkitab Indonesia
(LAI), disajikan sebuah artikel menarik mengenai penginjilan dan
kebudayaan. Artikel yang ditulis oleh Martin Harun tersebut membahas
mengenai berbagai macam kebudayaan yang harus dihadapi oleh murid-
murid Yesus ketika menjalankan Amanat Agung-Nya. Untuk membaca
artikel ini, silakan klik:
==> http://www.alkitab.or.id/biblika/martin_harun4.htm

- Misi Pendeta Bigman Sirait -- Ranesi
------------------------------------
Situs Radio Nederland Siaran Indonesia (Ranesi) menyajikan dua buah
tulisan kesaksian dari Pendeta Bigman Sirait saat melakukan
pelayanan penginjilan di Suku Dayak, Kalimantan. Dalam tulisan
kesaksian tersebut dicatat bahwa sebagian kebudayaan Suku Dayak
masih berpegang pada keyakinan animisme. Tulisan kesaksian tersebut
juga menceritakan secara ringkas tentang penginjilan yang pernah
dilakukan di sana. Nah, untuk membaca tulisan kesaksian tersebut,
silakan klik alamat berikut:
==> http://www.rnw.nl/ranesi/html/kaji_kembali.html
==> http://www.rnw.nl/ranesi/html/animisme.html

- Situs-situs Kebudayaan Indonesia
--------------------------------
Berikut beberapa situs umum yang yang membahas mengenai kebudayaan
berbagai suku di Indonesia. Kami yakin, keberadaan situs-situs ini
akan menolong Anda untuk lebih memahami keanekaragaman budaya bangsa
Indonesia.

Jawa Palace
-----------
Dilihat dari namanya -- Jawa Palace -- Anda tentu sudah dapat
menduga isi dari situs yang dibuat oleh GPH Suryo Wicaksono ini.
Ya, Situs Jawa Palace menyajikan beragam informasi mengenai
kebudayaan masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah. Berbagai
informasi budaya Jawa dapat Anda temukan di sini, antara lain
informasi mengenai "Istana", "Kesenian", "Sastra", "Legenda",
"Candi", dan berbagai informasi menarik lainnya. Selain itu,
melalui situs ini, Anda juga dapat mengenal "Spiritual" masyarakat
Jawa yang sampai saat ini masih berpengaruh dalam kehidupan
masyarakat Jawa. Semua informasi tersebut dapat Anda baca di:
==> http://www.jawapalace.org/

Culture -- Indosiar
-------------------
Selain menyediakan berbagai informasi tentang program acara di
stasiun TV Indosiar, Situs Indosiar juga menyajikan informasi
mengenai kebudayaan Indonesia. Berbagai informasi tersebut
dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu: "Bhinneka", "Legenda", dan
"Pentas Budaya". Pada kategori "Bhinneka", Anda dapat membaca
mengenai keberagaman budaya di Indonesia. Pada kategori "Legenda",
disajikan tentang berbagai cerita rakyat. Selain itu, Anda juga
dapat menemukan jadwal kegiatan budaya pada kategori "Pentas
Budaya". Semua informasi tersebut dapat Anda temukan di bagian
"Culture" yang dapat langsung Anda akses di alamat berikut:
==> http://www.indosiar.com/v2/culture/

Seni Budaya -- Kutai Kartanegara
--------------------------------
Situs Kutai Kartanagara menyediakan bagian yang khusus membahas
tentang seni budaya rakyat di Kabupaten Kutai, Kalimantan, yang
kebanyakan berasal dari suku Dayak. Berbagai ragam informasi
mengenai kebudayaan Kutai tersebut terbagi dalam kategori "Seni
Musik", "Seni Drama", "Seni Tari", "Seni Pahat dan Patung", "Seni
Arsitektur", "Seni Kriya", dan "Seni Sastra". Melalui situs ini,
Anda juga dapat menemukan informasi mengenai sejarah penduduk,
keagamaan, dan beberapa sifat penduduk Kutai yang sampai saat ini
masih dipertahankan. Nah, daripada penasaran langsung saja kunjungi:
==> http://www.kutaikartanegara.com/senibudaya/

Selain situs-situs tersebut di atas, masih ada lagi situs-situs lain
yang membahas keanekaragaman budaya Indonesia. Beberapa di antaranya
adalah:

Indonesia -- Asia Maya
==> http://www.asiamaya.com/panduasia/indonesia/

Budaya Bangsa
==> http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/Budaya_Bangsa/

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
==> http://keraton.yogya.indo.net.id/


---------------------------------------------------------------------- o) JELAJAH SITUS MANCA

- Caleb Project
-------------
Caleb Project merupakan sebuah organisasi yang bertujuan untuk
memperlengkapi gereja dalam menjalankan pelayanannya, termasuk
menjangkau suku-suku yang terabaikan. Salah satu bahan yang
disediakan oleh Situs Caleb Project adalah daftar pokok doa dari
suku-suku terabaikan. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan secara
gratis berbagai bahan untuk memperlengkapi pelayanan Anda. Untuk
lebih jelasnya, kami mengajak Anda berkunjung ke alamat:
==> http://www.calebproject.org/

- Joshua Project
--------------
Situs Joshua Project dibangun dengan tujuan untuk memberitakan kasih
Allah kepada suku-suku terabaikan. Hal ini terlihat dengan jelas,
begitu Anda mengakses situs ini. Informasi terbaru mengenai suku-
suku terabaikan disajikan secara lengkap dan dapat Anda baca melalui
situs ini. Situs Joshua Project juga menyajikan data statistik dan
juga peta dari berbagai suku tersebut. Semua informasi mengenai
profil suku-suku terabaikan tersebut juga dapat Anda download
secara gratis dan digunakan untuk keperluan pelayanan. Nah, tunggu
apa lagi? Langsung saja Anda menjelajahi situs di bawah ini:
==> http://www.joshuaproject.net/

- Worldwide Evangelization for Christ
-----------------------------------
Worldwide Evangelization for Christ (WEC) adalah sebuah persekutuan
orang-orang dari berbagai suku, negara, dan latar belakang
denominasi, dengan tujuan utama mengabarkan Injil kepada suku-suku
terabaikan. Keberadaan Situs WEC menjadi salah satu sarana untuk
mengenalkan WEC kepada masyarakat luas. Selain itu, WEC juga
menyediakan pokok doa dan memberikan informasi sekilas mengenai
kebudayaan dari suku-suku terabaikan. Penjelasan selanjutnya dapat
Anda temukan di:
==> http://www.wec-int.org/

- Youth With A Mission
--------------------
Youth With A Mission (YMAM) atau di Indonesia lebih dikenal dengan
nama Yayasan Wahana Anak Muda adalah sebuah organisasi yang memiliki
tujuan untuk menjangkau anak-anak muda dan melatih mereka dalam
pelayanan misi jangka pendek, sehingga mereka dapat menjangkau orang
lain. Melalui situs ini, Anda juga dapat belajar bagaimana
menjangkau suku-suku yang selama ini jauh dari pemberitaan massa.
Berbagai bahan tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan dengan
gratis. Untuk mendapatkan informasi yang lengkap, silakan klik:
==> http://www.ywam.org/


---------------------------------------------------------------------- o) GET THE FRESH

Gereja Injili Indonesia Hok Im Tong
-----------------------------------
http://www.hokimtong.org/

Situs Gereja Injili Indonesia (GII) Hok Im Tong dibangun sebagai
salah satu sarana untuk mengenalkan keberadaan GII Hok Im Tong
kepada masyarakat Indonesia. Berbagai informasi penting, baik
mengenai sejarah, kegiatan pelayanan, maupun jadwal kebaktian dapat
Anda temukan di situs ini. Semua informasi telah dikelompokkan dalam
kategori "About Us", "Kebaktian", "Internal", "Lembaga", "Berita",
"Contact Us", dan "Links". Pengelompokan ini, tentunya akan menolong
pengunjung untuk dapat menemukan dengan cepat informasi yang mereka
butuhkan mengenai GII Hok Im Tong. Nah, Jika Anda ingin tahu lebih
lanjut mengenai gereja yang sudah berdiri di empat kota di Indonesia
ini, maka langsung saja mengunjungi alamat situs di atas.


----------------------------------------------------------------------
! Catatan: Karena dunia internet adalah dunia yang dinamis dan terus-!
! menerus berubah, maka informasi review situs-situs di !
! ICW adalah akurat sesuai dengan yang kami lihat pada !
! saat kami menuliskan reviewnya. !
----------------------------------------------------------------------
o) LACAK MILIS

- MILIS DISKUSI

Metamorphe
----------
"Penginjilan dan Pembinaan Rohani via Internet" adalah slogan dari
milis Metamorphe yang sudah berdiri sejak tanggal 2 Maret 1999.
Dalam slogan tersebut tersurat bahwa milis ini memang menjadi wadah
bagi siapa saja yang ingin melakukan pelayanan Kristiani dengan
memanfaatkan media internet. Melalui milis ini, Anda dapat
berdiskusi dan mengirimkan bahan-bahan rohani, baik yang bersifat
penginjilan maupun yang dapat menolong pertumbuhan iman kepada
sesama anggota. Untuk menjaga kelancaran diskusi, maka setiap email
harus dimoderasi sebelum dikirim ke semua anggota. Nah, bagi Anda
yang ingin mengabarkan kasih Kristus melalui media internet, Anda
dapat bergabung dengan milis ini.
==> <metamorphe-subscribe@yahoogroups.com> [Bergabung]
==> <metamorphe@yahoogroups.com> [Berkirim Pesan]
==> http://groups.yahoo.com/group/metamorphe/ [Arsip]

- MILIS PUBLIKASI

e-JEMMi (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
-----------------------------------------
Buletin e-JEMMi telah hadir secara rutin setiap minggu di mailbox
para pelanggannya sejak tahun 1998. Sajian menarik dari buletin ini
adalah berupa artikel misi, kesaksian misi, sumber-sumber misi, dan
juga informasi misi lainnya, baik dari Indonesia maupun manca
negara. Selain itu, publikasi yang diterbitkan oleh e-MISI dan
Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) ini, juga menyediakan daftar pokok doa
dari berbagai peristiwa pelayanan yang terjadi di seluruh penjuru
dunia. Sampai saat ini, bahan-bahan yang diterbitkan e-JEMMi telah
banyak dipakai, baik oleh individu maupun kelompok (persekutuan,
gereja, maupun yayasan) Kristen di Indonesia sebagai bahan informasi
misi dan pokok doa. Jadi, tunggu apa lagi? Mari bergabung dengan
Buletin e-JEMMi dan lihatlah betapa hebatnya Tuhan berkarya di
antara bangsa-bangsa.
==> <subscribe-i-kan-misihttp://www.sabda.org/_images/mail.gif" border="0">hub.xc.org> [Berlangganan]
==> http://www.sabda.org/misi/e-jemmi/ [Situs e-JEMMi]
==> http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/ [Arsip e-JEMMi]

Buletin e-JEMMi telah mengulas tema PELAYANAN LINTAS BUDAYA pada
bulan Juli 2004 yang lalu. Ada 4 edisi yang membahas tentang seluk-
beluk pelayanan tersebut. Untuk itu, silakan Anda mendapatkannya
melalui arsip e-JEMMi di Situs SABDA.org bagian Publikasi:
* Buletin e-JEMMi Edisi 27/2004 -- Teologi Kebudayaan
==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2004/27/

* Buletin e-JEMMi Edisi 28/2004 -- Kultural-Religius di Asia
==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2004/28/

* Buletin e-JEMMi Edisi 29/2004 -- Sumber Daya
==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2004/29/

* Buletin e-JEMMi Edisi 30/2004 -- Pelayanan Lintas Budaya
==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2004/30/

Kiranya informasi tersebut bisa membantu Anda untuk lebih mengenal
pelayanan lintas budaya dan semakin menguatkan kerinduan Anda untuk
terlibat di dalamnya.


---------------------------------------------------------------------- o) ULASAN

INJIL DAN KEBUDAYAAN
====================
William F. Fore

Kita tidak pernah bisa berada sepenuhnya "di luar" kebudayaan kita.
Kebudayaan kita sudah ada sebelum kita dilahirkan ke dalamnya dan
kita menjadi manusia ketika kita berinteraksi dengannya.

Selama hampir dua ribu tahun lamanya, orang-orang Kristen telah
menafsirkan Injil berkaitan dengan apa yang mereka ketahui tentang
Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, budaya mereka sendiri, media
mereka dan pengalaman-pengalaman mereka. Injil telah diberi
penafsiran yang sangat berbeda oleh orang-orang yang berada dalam
lingkup budaya yang berbeda.

Injil dalam Beragam Budaya
--------------------------
Beberapa tahun yang lalu ketika kami di Jepang, Masao Takenaka --
seorang guru besar Etika Kristen di Universitas Doshisha di Kyoto,
pusat kerohanian di Jepang -- memberikan bukunya kepada kami,
berjudul Christian Art in Asia (Seni Kristen di Asia). Sebuah buku
yang merupakan kumpulan pertama dari karya seniman Asia dengan tema-
tema Kristiani. Pada halaman-halaman buku tersebut, ditampilkan
Injil yang menjadi daging di dalam kehidupan Asia: Yesus memanggil
nelayan Jepang; kelahiran Yesus dalam sebuah kandang Korea; Blue
Madonna India yang cantik; Maria dan bayi Indonesia; Perjamuan Malam
India; Kristus Srilanka; dan Penyaliban di tengah-tengah orang-orang
Filipina.

Di Zimbabwe, rakyat menyajikan lagu "Just As I Am, Without One Plea"
diiringi bunyi gemerincing sendok, drum, dan botol-botol Coke,
dengan ketukan, serta irama yang sungguh-sungguh membuat Anda ingin
menari. Sedangkan di Amerika Latin, kematian dan kebangkitan Yesus
dirayakan dengan lusinan festival dan karnaval Amerika Latin.

Salah satu interpretasi kultural yang sangat berpengaruh, sehingga
Injil masuk ke Amerika adalah melalui budak-budak Afrika. James
Weldon Johnson memuji corak khotbah unik dari pemberitaan orang
berkulit hitam dalam bukunya "God´s Trombones", yang memasukkan
perikop terkenal dari "Penciptaan":

Lalu ada pemisah antara
kegelapan dan terang
Ia menghempaskan dunia itu;
Dan Allah berkata: Itu baik!

Selain itu musik populer, meskipun tidak dengan syair yang hebat,
penuh dengan metafora dan makna, bahkan beberapa di antaranya
melihat Injil dalam terang pengalaman sekuler. Contohnya adalah "The
Tree to Life" (Sang Pohon Memancarkan Kehidupan), dari suatu himne
kontemporer:

Mereka menggantung Dia di Yerusalem,
Dan di Hiroshima,
Di Dallas dan Selma juga,
Dan di Afrika Selatan.

Kami mendengarmu, O Manusia, dalam teriakan maut,
Karena kemerdekaan yang Engkau perjuangkan, dalam kegaduhan
Engkau mati.
Wajah-Mu di koran-koran kami baca dan lihat,
Pohon mesti ditanam oleh keputusan manusia."

Pengaruhnya bagi Misionaris
---------------------------
Berbagai macam perbedaan budaya yang baru diuraikan di atas
menimbulkan masalah tertentu bagi para misionaris. Dalam upaya
mereka "menghadirkan Kristus" bagi manusia berkebudayaan lain, para
misionaris (dan sampai akhir-akhir ini kebanyakan misionaris Kristen
diutus baik, dari Amerika Utara maupun dari Eropa) kadang-kadang
merancukan "Injil" dengan "kebudayaan", yaitu kebudayaan yang mereka
punyai.

Dan bahkan ketika berita Injil terasa jelas, tradisi-tradisi dan
asumsi-asumsi yang tak terungkapkan dapat mengubah apa yang dimaksud
oleh firman itu. Seorang mantan misionaris di Papua Nugini
menunjukkan bagaimana beberapa perintah alkitabiah mendasar dapat
saja ditafsirkan secara berbeda:

Bahkan pernyataan-pernyataan sejelas Sepuluh Perintah Tuhan pun
masih mempunyai batas-batas yang pelik. Sebagai contoh, dapatkah
dikatakan mencuri, kalau seseorang memungut mainan anak dari pinggir
jalan? Jawabannya "ya", di Amerika Serikat, tetapi "tidak" di
Meksiko. Di Israel kuno, seseorang bisa memungut dan makan buah
sambil berjalan melewati kebun buah-buahan orang lain, tetapi pada
masa kini, hal itu, oleh setiap orang di California Selatan akan
dianggap sebagai pencurian. Banyak orang Papua Nugini memandang
praktik budaya yang menyerahkan perawatan orang tua kepada negara
sebagai kejahatan yang melanggar perintah kelima.

Saudara-saudaraku di Papua Nugini (Bahinemo) tidak menganggap bahwa
mengambil istri kedua sebagai suatu bentuk perzinahan, tetapi bagiku
itu merupakan perzinahan. Tampaknya, hakikat setiap perintah itu
jelas, tetapi sisi-sisinya dirumuskan secara berbeda oleh kebudayaan
yang berbeda. Standar universal Allah harus diakui di dalam
situasi-situasi yang berbeda melalui tingkah laku yang berbeda.

Untuk memahami makna asli dari Injil, maka para misionaris (dan
orang Kristen) perlu melihat di balik perintah-perintah alkitabiah
untuk menemukan bagaimana kata-kata dan kebiasaan-kebiasaan itu
dimengerti oleh orang-orang yang menulisnya dan orang-orang pertama
yang mendengarnya. Untuk memahami relevansi pada masa kini, para
misionaris (dan semua orang Kristen) juga harus meneliti kebudayaan
yang di dalamnya kita berada dan bertanya, apa kehendak Allah dalam
konteks dari berbagai hal dimana Allah dinyatakan, melalui Kitab
Suci, tradisi, dan kesaksian pribadi.

Selain itu, perubahan kebudayaan yang kadang berlangsung dengan
cepat dalam suatu kelompok masyarakat, juga menuntut kita untuk
tetap mempelajari kebudayaan tersebut. Dengan demikian, kita dapat
tetap memberitakan Injil kepada siapa pun juga, tanpa takut terjadi
salah paham akibat perbedaan pandangan mengenai Injil.

Diringkas dari sumber:
Judul Buku : Para Pembuat Mitos, Injil Kebudayaan dan Media
Judul Asli Artikel: Bagaimana Orang-orang Kristen Menafsirkan Injil
Penulis : Willim F. Fore
Penerbit : PT BPK Gunung Mulia 2000
Halaman : 22-38


---------------------------------------------------------------------- o) INTERMEZZO

- DUNIA INTERNET

ANCAMAN HOAX
============

Virus merupakan salah satu ancaman yang cukup serius bagi para
pengguna internet, selain hacker, cracker, dan carder. Sampai saat
ini, ada begitu banyak jenis virus yang bermunculan, mulai dari
jenis yang ringan sampai pada jenis yang mampu menjadi berita utama
di berbagai negara. Penyebarannya pun sudah tidak lagi melalui cara
konvensional, yaitu melalui disket yang digunakan di beberapa
komputer, tetapi sudah melalui jalur internet.

Selain virus, ada lagi ancaman yang cukup berbahaya yang dikenal
dengan istilah hoax. Apakah hoax itu? Hoax memang tidak sepopuler
worm atau trojan, atau berbagai jenis virus lainnya. Jadi, harap
maklum jika Anda belum mengenal jenis ancaman yang satu ini, namun
kita perlu waspada karena hoax seringkali lebih berbahaya dibanding
dengan jenis virus paling berbahaya di manapun juga. Lebih gawat
lagi, kehadirannya sering tidak disadari oleh korban.

Apa sebenarnya hoax itu dan seberapa parah pengaruhnya terhadap PC?
Hoax adalah pengumuman tipuan yang berisi peringatan mengenai adanya
virus di PC Anda. Anda mungkin pernah menerima email yang
mengatasnamakan Bill Gates, Microsoft, perusahaan anti virus, atau
nama-nama perusahaan komputer terkemuka lainnya, yang isinya meminta
Anda untuk mengapus sejumlah file yang ada di komputer Anda, dengan
alasan file-file tersebut terkena virus. Begitu meyakinkannya isi
email tersebut, sehingga mampu membuat beberapa orang menuruti
perintah dari email tersebut. Setelah itu, apa yang terjadi? Bisa
jadi Anda akan menangis semalam karena ternyata komputer Anda telah
tinggal kenangan. Rusak, oleh karena Anda menghapus file penting
yang Anda pikir sebagai virus. Konyol bukan? Tetapi inilah bentuk
perusakan akibat dari hoax.

Melalui peringatan palsu seperti itu, hoax telah menyebar ke seluruh
dunia melalui email. Penyebaran yang begitu cepat, didukung oleh
adanya salah satu pesan di dalamnya yang meminta Anda untuk
memforward pesan tersebut ke alamat email teman Anda.

Agar kejadian di atas tidak menimpa Anda, sebaiknya abaikan saja
pesan-pesan seperti itu, kecuali memang berasal dari alamat email
yang terpercaya. Untuk mengecek kebenaran email tersebut, sebaiknya
Anda mencari informasi dengan mengunjungi situs-situs anti virus
seperti Norton maupun McAffe. Selain itu, jangan mem-fowardnya ke
orang lain. Dengan demikian, dapat membantu memotong mata rantai
penyebarannya.

Diedit dari sumber:
Judul Majalah : Komputer Aktif, Edisi 69 Tanggal 17 Desember
2003
Judul Asli Artikel: Hapus Saja
Penulis : Tim Komputer Aktif
Halaman : 66


---------------------------------------------------------------------- o) SURAT ANDA

Dari: "Totok" <totok_id@>
>Halo redaksi ICW,
>Saya mau usul, bagaimana jika sekali-kali ICW membahas mengenai
>bagaimana cara membuat sebuah situs.
>Melalui email ini saya juga ingin bertanya, situs-situs apa saja
>yang menyediakan panduan membuat situs?
>Terima kasih dan GBU!

Redaksi:
Terima kasih Sdr. Totok, usulan Anda sangat menarik. Oleh karena
itu, kami senang sekali untuk mempertimbangkannya. Pada edisi yang
lalu, ICW sebenarnya juga pernah mengangkat topik mengenai pembuatan
situs. Daftar berbagai situs tutorial untuk membuat situs telah
disajikan di sana. Nah, jika Anda membutuhkannya, silakan berkunjung
ke situs arsip ICW, di alamat berikut ini:
==> http://www.sabda.org/publikasi/icw/027/

Selain itu, beberapa situs lain yang menyajikan panduan untuk
membuat situs adalah sebagai berikut:
* Web Servant 2000
==> http://www.sabda.org/w2000/
* Master Web
==> http://www.master.web.id/
* Klik Kanan
==> http://www.klik-kanan.com/
* Forum Diskusi Webmaster
==> http://www.webmaster.or.id/

Kiranya informasi ini dapat membantu Anda. Tuhan memberkati!


----------------------------------------------------------------------
Arsip ICW : http://www.sabda.org/publikasi/icw/arsip/
Kontak ICW : staf-icw@sabda.org
Berlangganan : subscribe-i-kan-icwhttp://www.sabda.org/_images/mail.gif" border="0">hub.xc.org
Berhenti : unsubscribe-i-kan-icwhttp://www.sabda.org/_images/mail.gif" border="0">hub.xc.org
----------------------------------------------------------------------
Redaksi ICW: Hardhono, Kristian, Tesalonika, Yulia
Bahan ini dapat dibaca secara on-line di situs:
http://www.sabda.org/publikasi/icw/1032/
Copyright(c)2004 oleh YLSA
http://www.sabda.org/ylsa/
----------------------------------------------------------------------

Tinggalkan komentar Anda...

ke atas


Kontak ICW: icw@sabda.org
Berlangganan publikasi: subscribe-i-kan-icw@hub.xc.org
Direktori Situs Kristen LINKs: http://www.in-christ.net/links
Facebook ICW: http://fb.sabda.org/icw Twitter ICW: @sabdaicw

 

Kontak kami | FAQ | Disclaimer | Buku Tamu | Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) | © 2000-2017
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran | E-mail: webmaster@sabda.org